MANAJEMEN PERSEDIAAN
Manajemen persediaan
merupakan salah satu topik yang sangat terkait dengan tujuanmanajemen operasi, yaitu meminimalkan total biaya dan
meningkatkan service level. Mengapa demikian? karena dengan mengelola
persediaan dengan tepat perusahaan akan meraih keduanya sekaligus. Jika
rata-rata level persediaan dapat diturunkan maka secara tidak langsung salah satu
komponen biaya produksi dapat ditekan, yang berujung pada peningkatan margin
keuntungan. Satu aspek lainnya yang dapat dicapai dengan pengelolaan persediaan
yang tepat adalah service level kepada pelanggan meningkat, atau minimal tidak
turun.
Sebelum lebih jauh, mari
kita lihat beberapa defisini terlebih dahulu.
Persediaan
Persediaan atau kita sebut juga inventori (bahasa inggris yang di-Indonesia-kan) adalah semua item atau sumber daya yang kita simpan (stok) untuk digunakan dalam proses bisnis perusahaan/organisasi. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari bahan mentah, barang setengah jadi, barang jadi atau juga komponen pendukung proses produksi. Oleh karena itu, setiap perusahaan pasti memiliki persediaan, hanya saja volumenya saja yang berbeda. Karena setiap item tadi memiliki nilai (biaya yang sudah dikeluarkan untuk mendapatkannya), maka nilai persediaan dapat kita hitung. Idealnya nilai persediaan ini dapat kita kelola dengan tepat agar tidak membebani perusahaan tanpa mengurangi service level kepada pelanggan.
Pertanyaan yang sering
muncul adalah apakah item seperti minuman wine, tanah, emas dapat dikategorikan
sebagai persediaan? Definisi di atas memungkinkan 2 macam persepsi. Yang
pertama mengatakan selama barang-barang tersebut disimpan dan akan dijual
kembali (baca: digunakan untuk dijual) maka kita dapat kelompokkan sebagai
persediaan. Yang kedua mengatakan istilah “digunakan” adalah untuk proses
bisnis perusahaan, bukan untuk dijual apalagi dalam kurun waktu yang lama. Jika
pemahamannya demikian, maka wine, tanah dan emas tidak dapat disebut sebagai
persediaan. Terlepas dari persepektif mana yang digunakan, karena
karakteristiknya khas yaitu bertambah nilainya seiring bertambahnya waktu, maka
kelompok item ini tidak kita masukkan ke dalam objek analisis kita dalam
manajemen persediaan.
Manajemen Persediaan
Manajemen persediaan
atau ada juga yang menyebutnya sebagai sistem manajemen persediaan adalah
sistem manajemen (merancang, mengeksekusi dan mengevaluasi) persediaan dengan
instrumen kebijakan terkait dengan:
1.
kapan pemesanan kembali
harus dilakukan
2.
berapa besar jumlah item
yang harus dipesan
3.
berapa rata-rata level
persediaan yang harus dijaga
dengan pengertian
semacam ini, paling tidak perusahaan memiliki panduan mengenai apa saja yang
harus diputuskan dalam setiap model persediaan yang dipilih.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar